Nasib Pengendara Motor Amatir
Setya | July 22, 2008Punya motor baru emang asik, apalagi buat berkendara dari dan ke jakarta yang super macet. Biasanya saya naik bis dari rumah ke kantor bisa menghabiskan waktu 2 jam. Capek karena menghabiskan waktu yang lama untuk berangkat dan pulang, saya memutuskan untuk membeli motor. Alhasil cukup efektif, waktu untuk perjalan bisa hemat sampai 50%.
Belum genap satu minggu saya menggunakan motor baru, terjadilah hal yang tidak diinginkan. 21 Juli 2008 sekitar jam 7 sewaktu pulang dari kantor, saya agak ngebut di sebelah kiri sekitar 40 km/h (yang saya ingat menggunakan gigi 2) dan tiba-tiba ada mobil yang muncul keluar dari sebuah gang. Dengan pemikiran cepat (sepersekian detik), semua sudah saya perkirakan dengan baik kemampuan motor yang saya kendarai untuk mengerem. Namun ada faktor yang tidak diduga membuat saya jatuh. Ternyata di jalan tersebut berserakan banyak kerikil yang membuat ban motor tidak dapat menggigit jalan. Alhasil saya tergelincir dan jatuh.
Untungnya disana banyak yang menolong saya, mengangkat saya ke tempat duduk dan memarkirkan motor saya. Sewaktu di kantor saya melihat celana saya bolong dan saya perkirakan karena terkena panasnya mesin. Setelah jatuh saya lihat celana dan kaus kaki sobek-sobek beserta kaki saya yang terluka. Salah seorang yang menolong saya memberikan minyak rem ke kaki saya yang terluka untuk menghentikan darah yang mengalir. Saya cuma bisa teriak-teriak karena rasa sakit pada saat luka disiram minyak rem sambil menelepon ayah saya.
Cukup lama menunggu ayah saya datang sambil menahan perih, akhirnya saya dibawa ke rumah sakit. Disana saya lihat kaki saya seperti sehabis di congkel dan agak bolong. “hi…..”, agak ngeri. Pada saat luka dibersihkan dari minyak rem yang menempel, saya hanya bisa teriak-teriak kesakitan, maklum saya belum pernah luka separah ini. Setelah itu di sekitar luka dibius dan luka dibersihkan dari kerikil dengan pinset. Lalu kaki saya dijahit dan diperban.
![]() Di rumah sakit |
![]() Setelah di rumah |
Sesampainya di rumah, saya melihat kondisi motor. Wah, sial kaca lampunya bolong. Seandainya kemarin ayah saya memasukkan asuransi motor all risk yang saya minta mungkin agak lega. Namun ayah saya hanya mendaftarkan yang total loss, jadinya saya cuma bisa berkata “ya…..”
Saya memang bisa mengendarai motor tapi biasanya hanya sebulan 2 kali. Baru seminggu ini saya mengendarai motor lebih sering, bahkan pernah dari bogor juga. Kecelakaan ini merupakan peringatan bagi saya agar lebih berhati-hati lagi. Pelindung badan pun harus lebih banyak lagi. Yang sangat melindungi saya adalah helm dan jaket, sayangnya sepatu kulit tidak melindungi saya karena lepas begitu saja pada saat saya jatuh. Saya juga tidak menggunakan sarung tangan sehingga tangan menjadi lecet-lecet. Ya beginilah nasib pengendara motor amatir.










dasaarrraaaaa...!!!!!!!!!!! makanya klo pake motor jgn ngebut2. :))
ezmadasaarrraaaaa…!!!!!!!!!!! makanya klo pake motor jgn ngebut2.
)
Ampppuuunnn dehhh baru seminggu, please dong ahhh. Targettttt kita gimanananaananana ??
esaAmpppuuunnn dehhh baru seminggu, please dong ahhh.
Targettttt kita gimanananaananana ??
hehehehe, ya udah cepet sembuh ya bro, sabarr yaaa, ikhlas dan jangan lupa berdoa
ayem sori tu hiyer det
Syafriadiayem sori tu hiyer det
asyikk, bisa cuti sakit... :-)
nurussadadasyikk, bisa cuti sakit…
Sabar ya... pengalaman adalah guru yg terbaik... :)
bursafranchise.comSabar ya… pengalaman adalah guru yg terbaik…
ya ampyun set, malang benar nasibmu nak... ampe dijahit sgala,
tikaya ampyun set, malang benar nasibmu nak… ampe dijahit sgala, ngeri!
Cepetan sembuh yee.. Serem juga bo liat lukanya. Btw, sempet2nya
viviCepetan sembuh yee..
Serem juga bo liat lukanya. Btw, sempet2nya putu2 di RS
Dah baikan lukanya?
dindutDah baikan lukanya?
udah baekan belon?
Luthfiudah baekan belon?
motor baru minta korban :D gue udah 3 kali jatoh
aafynmotor baru minta korban
gue udah 3 kali jatoh
jangan lagi dech. mudah2an pas baca komen ini lu udah sembuh…
btw, lu ngantor dimana? link dofollownya random ya? kok komentar nomor 2,5,6,7 masih nofollow?
Lukanya dah kering sih, tapi yang di kaki masih ngilu2
SetyaLukanya dah kering sih, tapi yang di kaki masih ngilu2 jadi blom bisa jalan.
Dofollownya dah bisa semua, sebelumnya salah setting.
Cepat sembuh ya..... Pelajaran juga buat saya yang mulai bulan depan
asfarianCepat sembuh ya…..
Pelajaran juga buat saya yang mulai bulan depan pakai motor^^
Cepat sembuh bos. Tapi masi bisa ketik beberapa (ribu) baris
Leonardo SitumorangCepat sembuh bos. Tapi masi bisa ketik beberapa (ribu) baris kode kan? Uhuk-uhuk
pelan2 aja wan, slow but sure, hehe
kasparpelan2 aja wan, slow but sure, hehe
wah klo pelan2, mending naek bis :D
Setyawah klo pelan2, mending naek bis
Dear Blog Owner I hope you can help me. The footer
Fabrizio GiglioliDear Blog Owner
I hope you can help me. The footer to your blog has a link to our site that reads “Property in Umbria”.
This has been done illegally and entirely without our knowledge or consent. Although we recognise you are not to blame for this, Google has identified such links as spam and penalised our site for spam linking, killing off all our internet traffic.
As we are a small company, this has left us on the verge of going out of business and leaving many of us – with families and mortgages – out of work.
We would therefore be extremely grateful if you could remove the link to us. You can replace it with any link of your choosing. If you are not sure how to do so, please email me and I will be happy to send you a simple set of HTML instructions; your blog will not allow me to paste them here.
We are currently contacting blog owners like yourself rather than reporting it to Google, although in due course we may regretfully have to do so, leaving blogs such as yours at risk of a Google penalty.
In addition, because our site has received a Google penalty, continuing to link to us may put your site at risk.
We would really appreciate your help.
Thank you
Fabrizio Giglioli
Homes and Villas Abroad
London, England
Naik motor memang ada resikonya, jadi harus hati-hati dan tidak
Peluang bisnisNaik motor memang ada resikonya, jadi harus hati-hati dan tidak perlu ngebut dijalan.